Tiap orang bisa jadi sempat mengidap gusi bengkak, mungkin anda pun pernah mengalaminya. Gusi bengkak pasti bisa memancing ketidaknyamanan di mulut yang sangat mengusik, apalagi sebagian permasalahan kadang terasa menyakitkan. Pemicu gusi bengkak terbilang beragam, tetapi sebagian besar berhubungan dengan kesehatan mulut. Yukk kuajak anda mengetahui penyebabnya!

Penyebab utama gusi bengkak

Gusi ialah jaringan keras yang berwarna merah muda yang menutupi tulang rahang. Jaringan ini tergolong tebal, berserat, serta dipadati dengan pembuluh darah. Tatkala membesar, gusi tampak menonjol, nampak merah, bahkan bisa jadi menutupi sebagian gigi. Di bawah ini merupakan penyebab utama gusi bengkak yang perlu anda ketahui.

Sisa-sisa makanan

Sisa-sisa makanan yang tidak segera dibersihkan dengan baik, bisa tertinggal di antara gigi dan gusi. Hal ini bisa merangsang terbentuknya pembengkakan serta penimbunan bakteri. Dampaknya, gusi bisa terjadi iritasi dan pembengkakan yang menandakan tubuh anda sedang berupaya melawan bakteri.

Radang gusi

Radang gusi jadi pemicu yang paling umum dari gusi bengkak. Keadaan ini umumnya diakibatkan oleh kebersihan mulut yang kurang baik sampai plak menumpuk di antara sela gigi serta gusi. Plak merupakan susunan lunak yang terdiri dari kuman serta partikel dari makanan yang menempel pada permukaan gigi. Bila tidak lekas dibersihkan, plak berpotensi menyebabkan karang gigi.

Keadaan ini menyebabkan terbentuknya peradangan pada gusi yang tandai dengan adanya rasa perih ringan, akhirnya gusi jadi gampang berdarah. Apabila tidak diatasi segera, radang gusi dapat tumbuh jadi peradangan atau periodontitis.

Kekurangan vitamin

Kekurangan vitamin, paling utama vitamin B dan C, bisa berpotensi menimbulkan gusi bengkak. Sementara itu vitamin C berfungsi utama dalam melindungi kesehatan gigi serta gusi. Vitamin tersebut dapat melindungi gusi supaya tidak terinfeksi serta membesar sebab plak yang tersembunyi.

Peradangan mulut

Mulut kerapkali terjadi radang yang disebabkan oleh infeksi jamur, hal mana kejadian ini turut menyababkan gusi bengkak. Tidak hanya itu, gigi berlubang yang dibiarkan tanpa perawatan bisa memunculkan abses gigi yang bisa menimbulkan pembengkakan pada gusi dekat gigi yang berlubang.

Keadaan medis tertentu

Gusi bengkak pula bisa menjadi salah satu indikasi efek gejala medis tertentu, misalnya diabet. Kandungan glukosa yang besar pada air liur bisa memancing kuman tuk berkembang cepat sehingga merangsang terbentuknya penyakit gusi. Tidak hanya itu, pembengkakan serta pendarahan gusi pula bisa menyerang pada orang yang mengidap leukemia. Sel-sel leukemia dapat terkonsentrasi di gusi yang membuatnya membesar.

Cara Mengatasi Gusi Bengkak

Cobalah untuk berkumur dengan air garam ataupun komsumsi salah satu obat pereda perih. Tetapi, anda perlu mengingat, bahwa dua hal ini tidak lain sebagai upaya mengurangi rasa sakitnya, bukan secara khusus mengobati.

Agar terhindar dari gusi bengkak, tetaplah melindungi kesehatan mulut serta gigi dengan teratur menggosok gigi paling tidak 2 kali sehari. Anda pula dianjurkan buat teratur berkumur memakai obat kumur yang tidak memiliki alkohol supaya gusi tidak terasa nyeri, dan mensterilkan kondisi gigi.

Bagi anda yang sedang mengidap gusi bengkak, sangat dianjurkan untuk menghindari konsumsi alkohol. Tujuannya, agar gusi bengkak tidak semakin parah dan kian berbahaya.

Hal yang paling penting, anda pun perlu menambah wawasan kesehatan seputar perawatan gusi, gigi, dan mulut yang bisa anda dapatkan secara gratis di Halodoc.com. Sebagai platform kesehatan digital terbaik, Halodoc akan menjadi partner anda tuk dapatkan kesehatan prima.